Pengantar Bisnis – Modul 1

Bisnis berkemabang kerena kebutuhan dan keinginan manusia yang tidak terbatas dan sumber daya yang terbatas. Oleh karena itu, terciptalah peluang-peluang yang dimanfaatkan oleh beberapa individu yang pada akhirnya menciptakan suatu proses transaksi.

Bisnis merupakan kegiatan terpadu yang di dalamnya terjadi pertukaran barang atau jasa yang menghasilkan keuntungan. Namun bisnis juga berpengaruh besar terhadap dan dari lingkungannya. Oleh sebab itu, bisnis juga bisa disebut sebagai proses sosial yang dilakukan individu atau kelompok tertentu melalui proses penciptaan kebutuhan dan keinginan akan suatu produk yang mendatangkan manfaat atau keuntungan.

Lingkungan-lingkungan yang mempengaruhi keputusan bisnis adalah sebagai berikut

Chart Lingkungan Bisnis
Skema Lingkuangan Khusus

Linkungan Internal adalah sumber daya manusia dan fisik yang mempengaruhi bisnis secara langsung
Lingkungan Eksternaladalah institusi atau kekuatan luar yang potensial mempengaruhi kinerja organisasi
Lingkungan Eksternal Khusus adalah lingkungan yang secara langsung relevan mempengaruhi kinerja perusahaan
Lingkungan Eksternal Umum adalah Lingkungan yang tidak terlalu mempengaruhi kinerja perusahaan secara langsung
Kondisi Ekonomimenciptakan pengaruh pada bisnis dalam pola timbal-balik. Misalnya, kestabilan dan pertumbuhan ekonomi akan mempengaruhi dunia usaha, dan perkembangan dunia usaha akan mewujudkan kestabilan ekonomi
Kondisi Politik & Hukummembatasi kebijakan manajerial, termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya manusia
Kondisi Sosial Budayamempengaruhi minat konsumen dengan tren yang sedang berkembang
Kondisi Demografi menciptakan karakteristik masyarakat yang berpengaruh langsung pada sumber daya manusia
Teknologi berpengaruh dalam pengembangan usaha
Globalisasi menciptakan pasar yang besar dan pesaing yang semakin tajam

Peluang dan tantangan bisnis masa depan yang di ambil dari dinamika kondisi ekonomi tahun 1990-an adalah. Revolusi teknologi informasi, hal ini mempengaruhi produkstifitas pengusaha untuk terus menembangkan bisnisnya karena begitu cepatnya informasi yang bisa dijangkau. sehingga perubahan dan peningkatan terhadap selera pun  semakin cepat.Perkembangan IPTEK pun mempengaruhi munculnya bentuk bisnis baru yang belum terpikirkan sebelumnya, misalnya saja bisnis warnet yang muncul akibat ramainya internet di kalangan masyarakat. Meningkatnya Globalisasi menghasilkan bertambahnya pasar dan pesaing seperti yang sudah di jelaskan di atas.

Berkembanganya suatu kegiatan bisnis juga dipengaruhi kuat oleh faktor-faktor produksi yang harus ikut sertakan dalam suatu proses produksi. Faktor-faktor produksi tersebut antara lain adalah

  1. Tenaga kerja. Kontribusi seseorang baik dalam fisik maupun mental dalam suatu produksi perekonomian
  2. Modal. Dana yang diperlukan untuk suatu produksi, dan mempengaruhi besar kecilnya kapasitas produksi
  3. Kewirausahaan. Adalah kemampuan seseorang untuk mengolah masalah dan peluang serta tantangan yang hadir dalam dunia bisnis
  4. Sumberdaya fisik. Yang termasuk dalam hal ini adalah alat dan aksesoris produksi yang digunakan untuk menciptakan produk
  5. Sumber daya informasi. Data dan informasi lain yang digunakan dalam bisnis

Sistem ekonomi yang berbeda menghasilkan pengelolaan faktor-faktor produksi yang berbeda juga. menurut Griffin dan Ebert (2002), adanya beberapa jenis sistem ekonomi yang digunakan negara-negara pada saat ini

  1. Planned Economies (Perekonomian terpimpin) adalah sistem ekonomi yang berpusat dan dipimpin sepenuhnya oleh pemerintah yang berwenang dan membuat seluruh keputusan alokasi produksi. jenis sistem ini pun terbagi dalam dua jenis. yaitu sistem ekonomi komunis dan sosialis
  2. Market Economies (Perekonomian pasar) dimana individu maupun kelompok bisnis menentukan sendiri keputusan-keputusan produksi berdasarkan permintaan dan penawaran pasar. Dalam sistem ini, pemerintah tidak mempengaruhi pengelolaan produksi suatu individu untuk mendapatkan laba/keuntungan sebesasr-besarnya. Dalam sistem ini, persaingan lebih bebas karenaa tidak ada campur  tangan langsung pemerintah. Griffin dan Ebert (2002) mendefinisikan 4 tingkat persaingan di dalam pasar, seperti yang terlihat pada tabel di bawah ini

Terdapat 4 Tingkat persaingan dalam tabel disamping ini

Kompetisi Murni atau pasar yang mencirikan jumlah perusahaan yang banyak dan kecil,
Kompetisi Monopolistik Pasar yang pembeli dan penjualnya realtif banyak, dan mencoba untuk menginovasikan produknya lebih berbeda dari pesaingnya
Oligopoli pasar yanag dicirikan dengan penjual yang cukup besar dengan kemampuan mempengaruhi harga produk dari penjualnya
Monopoli Pasar atau industri yang mana hanya terdapat satu produsen yang mampu menentukan harga jual dari produknya


Pengantar Akutansi – Modul 1

MODUL 1
Akutansi adalah Bahasa Bisnis. yang saya pahami dari istilah tersebut adalah akutansi berguna untuk menghubungakan suatu sistem dengan sistem lainnya seperti halnya bahasa yang kita gunakan sehari-hari. Contohnya saja bila saya ingin meminta tolong seseorang, saya harus mengucapkan suatu kalimat pertolongan dalam bahasa yang dia mengerti untuk dapat membuat dia bergerak dan melakukan hal yang saya maksudkan. permintaan tolong saya juga seharusnya jelas,. Karena jika tidak, maka orang yang dimintai tolong oleh saya tidak melakukan sesuatu seperti yang saya inginkan. lihat gambar dibawah ini.

Akutansi sebagai bahasa bisnis paling tidak seperti itu, menghubungkan satu hal dan hal lainnya di dalam bisnis. Contohnya, satu divisi tak bisa melakukan sesuatu tanpa ada instruksi atau informasi dari divisi lainnya. Dan informasi ini adalah akutansi. Jadi, dua buah ruangan tanpa pintu tak akan saling terhubung kan? Sehingga Akutansi sangat dibutuhkan untuk suatu bisnis.

Akutansi pun terbagi dalam beberapa bagian

  1. Akutansi Keuangan yang berhubungan dengan masalah pencatatan suatu perusahaan dalam menyusun laporan berkala dari hasil tersebut. Dan biasanya digunakan untuk menilai kinerja suatu perusahaan dan diperluka untuk dunia dilluar manajemen misalnya pemegang saham atau stakeholders
  2. Auditing atau suatu proses pemeriksaan yang independen terhadap laporan keungan
  3. Akutansi Biaya yang lebih menekankan pada biaya produksi suatu perusahaan “Manufaktur”
  4. Akutansi Manajemen yang berguna untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan yang diambil dari dua data sebagai patokan yaitu datai biaya historis dan biaya taksiran. Di dalamnya terdapat akutansi biaya dan akutansi anggaran
  5. Akutnasi Perpajakan lebih terfokus pada penyusunan laporan keungan berdasarakan perpajakan
  6. Sistem Akutanis yang berisi tentang perencanaan prosedur, metode, dan teknik untuk mengolah dan mencatat akutansi perusahaan (Biasanya di perusahaan zaman sekarang, bidang ini sudah diganri sepenuhnya oleh ERP)
  7. Akutansi Anggaran menyajikan rencana kegiatan keuangan suatu perusahaan dalam suatu periode, serta menyediakan datai perbandingan antara kegiatan sesungguhnya dengan rencana
  8. Akutansi Sektor Publik mencakup wilayah sektor publik dan lembaga-lembaga publik. Pertanggung jawaban akutansi sektor publik ini adalah kepada masyarakat (publik) dan parlemen (DPR/DPRD). Akutansi pemerintahan adalah bagian dari akutansi sektor publik
  9. Akutansi Pemerintahaan menekankan pada pencatatan dan pelaporan transaksi dari lembaga pemerintah atau lembaga sosial
  10. Akutansi Sosial salah satu tugasnya adalah mengukur pola kepadatan lalu lintas sebagai bagian dari studi penentuan pemakaian dana transortasi yang paling efisien, tidak hanya menyangkut fasilitas perdaganan saja tetapi juga mempertimbangkan masalah lingkungan bagi masyarakat
  11. Tata Buku dan Akutansi
Dalam akutansi terdapat laporan keuangan, laporan keuangan beruapa data keuangan suatu perusahaan yang terjadi karena adanya transaksi (kegiatan tukar-menukar barang atau jasa dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan). Laporan keungan ini kemudian dapat digunakan untuk keperluan suatu perusahaan baik untuk keperluan ke dalam (manajemen) atau pun ke luar (stakeholders) dalam mengambil keputusan. Sehingga untuk urusan ke luar perusahaan sebuah laporan keuangan seharusnya memiliki suatu satuan dan metode baku agar bisa dibaca semua orang dari latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda. Untuk itu, para akuntan yang menyusun laporan keungan selalu berpedoman pada PABU (Prinsip-prinsip akutansi yang berlaku umum) Salah satu PABU yang disusun dewan standar akutansi keuangan IAI (Ikatan Akutansi Indonesia) yang berupa standar keuangan yang terdiri atas PSAK (Pertanyaan Standar Akutansi Keuangan)
Dalam Pelaksanaannya pun, Akutansi memilki konsep dasar yaitu
  1. Konsep kesatuan usaha dimana ditetapkan bahwa suatu kekayaan perusahaan memiliki kekayaannya sendiri terlepas dari kekayaan pemilikinya. Hal ini memungkinkan seseorang untuk menghitung dan mengukur kemajuan atau kemunduran usahanya sendiri
  2. Prinsip harga pokok, yaitu suatu harga harus diputuskan dan dicatat dari suatu produk pada saat transaksi tersebut terjadi, walaupun suatu saat harga dari produk itu berubah di kemudian hari nanti.
  3. Dasar akrual adalah dasar yang menentukan kapan waktu transaksi harus dicatat. sebelum terjadinya transaksi, atau saat transaksi sedang berlangsung
Dalam suatu laporan keungan terdapat tiga unsur yaitu aset atau kekayaan pemilik, utang atau kewajiban pemilik, dan ekuitas atau modal pemilik. persamaanya ditunjukan sebagai berikut. Aktiva = Ekuitas,   Aktiva = Utang+Ekuitas,   Aktiva-Utang=Ekuitas
Pada kenyataannya, suatu laporan keungan terdiri dari beberapa bagian atau jenis. Semua jenis laporan keuangan diperuntukan untuk tujuan yang berbeda-beda tetapi memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Berikut adalah contohnya.
  1. Laporan Neraca yang diperuntukan untuk melihat likuiditas dan solvabilitas suatu perusahaan yang dilihat dari perbandingan hutang dan harta yang dimilikinya
  2. Laporan Laba Rugi diperlukan untuk melihat keuntungan atau kerugian selama satu siklus suatu perusahaan
  3. Laporan Perubahan Modal yaitu laporan yang menyampaikan perubahan kekayaan suatu perusahaan
  4. Laporan Arus Kas diperlukan untuk melihat posisi terakhir dari kas perusahaan apakah minus atau plus.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.